Ujian Kompetensi Keahlian Pengukuran Dan Pengujian Kayu Bundar

  
   Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) bertujuan untuk mengetahui pencapaian kompetensi siswa sesuai dengan bidangnya masing-masing. SMK Kehutanan Rimba Taruna Rembang telah melaksanakan Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) berskema pengukur dan penguji kayu bundar. Pelaksanaan Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) tersebut dilaksanakan pada tanggal 2-6 maret 2019. Ujian Kompetensi ini diuji oleh asesor. Ada 4 asesor yang bertugas untuk menguji Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) pengukur dan penguji kayu bundar di SMK Kehutanan Rimba Taruna Rembang yaitu Ir. Rahmi Rohaini, M. Pd, Ir. Yanti Pujawanti, Beri Kurnia, S. Hut, dan Asep Dedi, S.IP, S.Pd. Sedangkan siswa yang mengikuti ujian kompetensi ada 53 siswa. Siswa dibagi 4 kelompok sesuai dengan jumlah asesor. 
     Siswa dinyatakan kompeten apabila lulus tes tertulis, wawancara dan demonstrasi/praktek. Skema sertifikasi pengukur dan penguji kayu bundar memiliki 5 unit yaitu menerapkan panduan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), menetapkan nama jenis kayu, menetapkan volume kayu bundar, menetapkan volume tumpukan kayu bundar kecil dan menetapkan mutu penampilan kayu bundar. Unit kompetensi ini merupakan kemampuan yang didasari atas pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang dibutuhkan pada kegiatan pemanfaatan hasil hutan. 

   Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) dimulai pada tanggal 2 maret 2019. Hari pertama siswa melakukan tes tertulis yang dilaksanakan di SMK Kehutanan Rimba Taruna. Tanggal 3-5 maret 2019 selanjutnya siswa melakukan demonstrasi/praktek pengukur dan penguji kayu bundar di TPK Terongan. Hari terakhir pelaksanaan Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) dilakukan pengumuman hasil ujian. Berdasarkan pengumuman hasil Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) pengukur dan penguji kayu bundar seluruh siswa dinyatakan kompeten. 

Share:

SMK Kehutanan Rimba Taruna Bekerjasama dengan Camat Sedan Dalam Wisata Alam Hutan


REMBANG, smkkehutananrimbataruna.sch.com - Hari ini (Jumat, 08/03) SMK Kehutanan Rimba Taruna Rembang melakukan koordinasi dengan Camat Sedan perihal penjajakan awal tentang pengembangan wisata alam di kawasan Sedan. Salah satu yang digagas adalah Wisata Edukasi di Hutan Lindung. Adapun SMK Kehutanan Rimba Taruna diharapkan menjadi garda terdepan dalam mewujudkan hal tersebut.

Selain menjadi penyangga ketersediaan oksigen, hutan juga banyak dilirik menjadi tempat pendidikan tentang flora dan fauna. Program pengembangan dimana hutan menjadi destinasi wisata alam yang edukatif inilah, menjadi titik temu kerjasama antara pihak Camat Sedan dan Lembaga Pendidikan SMK Kehutanan Rimba Taruna di Sedan, Rembang, Jawa Tengah.

Dalam penjajakan awal hari ini, kedua belah pihak sepakat akan menjadikan hutan menjadi subjek sumber belajar tentang flora dan fauna di Rembang. Koordinasi akan dilakukan lebih lanjut, guna mewujudkan Wisata Alam Edukatif di kawasan Sedan, Rembang, Jawa Tengah. (HR/'19)
Share:

Peta Arboritum Hutan Pendidikan


Share:

Madu SMK Kehutanan Rimba Taruna


Rembang, smkkehutananrimbataruna.sch.com  SMK Kehutanan Rimba Taruna Rembang secara resmi me-lounching produk kreatif siswanya (05/02) yaitu Madu SMK. Produk kreatif ini adalah produk kewirausahaan sekolah tersebut. Sebagai produk unggulan, rencananya produk tersebut akan dipasarkan secara massal.

“Ada dua varian, yaitu madu klengkeng dan madu randu,” tegas Heri, Guru Pendamping Kewirausahaan.
Kepada masyarakat yang tertarik membeli produk kewirausahaan siswa SMK Kehutanan Rembang ini, dapat menghubungi langsung di nomor wa  0813 2655 4293 atau hubungi pula 0295 5391766. Pemesanan  produk juga dapat dilayani melalui email smkkehutananrimbataruna@yahoo.com atau kunjungi website www.smkkehutananrimbataruna.sch.id. (hd/2019)

Share:

MEMBUMIKAN OBJEK PEMAJUAN KEBUDAYAAN DALAM KURIKULUM SMK KEHUTANAN


REMBANG, smkkehutananrimbataruna.sch.id – Sekolah merupakan agent dari pemajuan kebudayaan.  Dalam hal ini, posisi sekolah dapat memerankan diri dalam hal dokumentasi objek-objek pemajuan kebudayaan. Termasuk didalamnya adalah memerankan diri dalam hal transformasi objek pengetahuan untuk mendorong terwujudunya pemajuan kebudayaan. 

Lantas bagaimana langkah tiap-tiap sekolah dalam memerankan diri menjadi dokumentator objek-objek pemajuan kebudayaan, dan sekaligus menstranformasikan objek-objek pemajuan kebudayaan dalam proses pembelajaran? 

Pada artikel kali ini, sekolah yang dimaksud adalah Sekolah Menengah Kejuruan Kehutanan. Alasan pertama, belum adanya kajian yang komprehensif tentang bagaimana membumikan objek pemajuan kebudayaan di SMK Kehutanan. Alasan kedua, hutan merupakan wilayah penting yang langsung berinteraksi dengan masyarakat, sehingga kajian kehutanan memiliki peranan penting dalam pemajuan kebudayaan di masyarakat. Alasan ketiga, membumikan objek pemajuan kebudayaan di SMK Kehutanan sebagai wujud tanggung jawab akademik lembaga pendidikan SMK Kehutanan Rimba Taruna Sedan. Berikut kajian detailnya.

bersambung ....  

Share:

Pentingnya Keberadaan SMK Kehutanan Rimba Taruna di Kabupaten Rembang



REMBANG, smkkehutananrimbataruna.sch.id -  Sepertiga wilayah Kabupaten Rembang adalah hutan. Berdasarkan data, dari 101.408 ha luas wilayah Kabupaten Rembang, terdapat 23.938 ha luas hutan negara, dan 7.030 ha adalah luas hutan rakyat. Tentu saja dengan kekayaan sumber daya wilayah hutan tersebut, masyarakat Rembang perlu menyiapkan sumber daya manusia yang siap bergerak di bidang kehutanan.

Tentu saja masyarakat Rembang cukup bangga bersenang hati karena di kabupaten Rembang telah berdiri sekolah kejuruan dengan program keahlian berbasis hutan. Lembaga pendidikan tersebut adalah SMK Kehutanan Rimba Taruna yang terletak di desa Karas  kecamatan Sedan. Berdasarkan data, para siswa yang sekolah di SMK Kehutanan Sedan ini tidak hanya berasal dari Rembang. Beberapa asal siswa tercatat berasal dari Jepara, Kudus, Demak, Blora, Purwodadi, hingga Surakarta. Asal siswa yang beragam ini dikarenakan di tingkat Provinsi Jawa Tengah, SMK Kehutanan Rimba Taruna adalah satu-satunya SMK di Jawa Tengah yang membuka dasar program keahlian dan paket keahlian berbasis kehutanan.

Dasar program keahlian pada SMK Kehutanan Rimba Taruna diantaranya meliputi; Pembinaan hutan, pengukuran hutan, dan pelindungan hutan. Selanjutnya paket keahlian yang dimiliki SMK tersebut adalah inventarisasi hutan produksi sebelum penebangan, inventarisasi hutan produksi setelah penebangan, pembukaan wilayah hutan, pengukuran dan pengujian kayu bulat, dan  pengukuran dan pengujian kayu gergajian

Dengan kurikulum kejuruan berbasis keahlian di bidang kehutanan inilah, keberadaan SMK Kehutanan Rimba Taruna sangatlah penting. Hal ini dikarenakan, dengan wilayah Kabupaten Rembang adalah hutan , maka SMK tersebut dapat berfungsi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas di bidang kehutanan.

Kegiatan pembelajaran yang ditawarkan di SMK Rimba Taruna Sedan ini adalah pembelajaran berbasis teori dan praktik. Pembelajaran sebagian besar dilaksanakan di laboratorium langsung, yaitu langsung di disesuaikan di kebutuhan kompetensinya, mulai di kawasan hutan lindung, hutan produksi, dan hutan Rakyat. Para siswa juga kerap belajar magang langsung di Tempat Penimbunan Kayu (TPK) di antaranya di TPK ngandang, TPK Sulang, TPK terongan, TPK Sale, TPK Landoh, dan perkantoran perhutani se Jawa Tengah. Model pembelajaran langsung ini dalam rangka untuk mengasah kompetensi dan keterampilan untuk mencetak lulusan yang memiliki keahlian.

Layanan pembelajaran ini dilangsungkan dalam rangka mencetak lulusan yang siap kerja di dunia usaha/ industri, siap bekerja di instansi kehutanan dan pemerintahan, menciptakan lapangan kerja (wirausaha),hingga fasilitasi melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi bagi yang menginginkan.

Sumber: Humas SMK Kehutanan Rimba Taruna 
Website: www.smkkehutananrimbataruna.sch.id 
Share:

Logo SMK Kehutanan Rimba Taruna


Logo merupakan suatu gambar atau sekadar sketsa dengan arti tertentu, dan mewakili suatu arti dari perusahaan, daerah, organisasi, produk, negara, lembaga, dan hal lainnya membutuhkan sesuatu yang singkat dan mudah diingat sebagai pengganti dari nama sebenarnya.

Logo harus memiliki filosofi dan kerangka dasar berupa konsep dengan tujuan melahirkan sifat yang berdiri sendiri atau mandiri. Logo lebih lazim dikenal oleh penglihatan atau visual, seperti ciri khas berupa warna dan bentuk logo tersebut.

Sekolah adalah lembaga untuk para Siswa pengajaran siswa/murid di bawah pengawasan guru

Share:

Siswa SMK Kehutanan Rimba Taruna Mendapatkan Materi Pengolahan Playwood dan Bare core


KEDIRI, smkkehutananrimbataruna.sch.id - Kamis (31 Januari 2019) Sekolah kejuruan yang baik adalah sekolah kejuruan yang selalu bersinergi dengan Bidang DUDI (Dunia Usaha dan Dunia Industri). Dengan sinergitas tersebut, diharapkan para lulusan nanti selalu siap memasuki dunia usaha. Dengan semangat prinsip tersebut, SMK Kehutanan Rimba Taruna mengadakan kegiatan kunjungan industri di Perhutani Playwood Industri, Kediri. Dalam proses kunjugan industri tersebut, para siswa mendapatkan materi pengolahan playwood dan barcore. 

Materi pengolahan playwood yang diberikan kepada para siswa diantaranya mulai dari pemilihan bahan baku hinggi mengukur kualitas produksi. Menurut Suwito Harahap, salah satu guru pendamping kunjungan industri mengungkapkan, para siswa mendapatkan materi mulai dari Memilih Log, Debarking hingga Vinir Drying, Gluing, Pressing, Cutting-Sanding, hingga Quality Control. Adapun materi selanjutnya yang diberikan kepada para siswa adalah Bare Core kayu. Materi Bare Core merupakan materi tentang teknik potongan kayu yang kemudian disusun dalam bentuk papan. 

Kegiatan pembekalan materi ini dilaksanakan di ruang ruang Perhutani Playwood Industri. Para siswa dan guru pendamping mendapatkan materi langsung dari pihak pabrik. Tampak para siswa antusias mengikuti pembekalan kedua materi tersebut. 

Reporter: Admin 
Penyelaras: Admin 
Share:

SMK Kehutanan Rimba Taruna Mengadakan Kunjungan Industri di Perhutani Playwood Industri Kediri


KEDIRI, smkkehutananrimbataruna.sch.id
- Kamis (31 Januari 2019) SMK Kehutanan Rimba Taruna mengadakan Kunjungan Industri di Perhutani Playwood Industri Kediri. Kunjungan Industri merupakan bagian dari kegiatan yang masuk dalam kurikulum SMK Kehutanan. Kunjungan Industri juga menjadi sinkronisasi parameter pelaksanaan pembelajaran dengan kenyataan riel di lapangan atau DUDI (Dunia Usaha dan Dunia Industri).

Enam puluh dua siswa dengan didampingi 13 guru pendamping, kunjungan industri dilaksanakan kali ini. Rombongan berangkat pada pukul 00.05 WIB dini hari dari SMK Kehutanan Sedan, dan tiba di lokasi pada pukul 08.00 WIB.

Rangkain kegiatan kunjungan industri diawali dengan pembekalan materi proses pengolahan kayu. Kemudian dilanjutkan pengamatan pengolahan kayu di pabrik.

Menurut Suwito Harahap, Kepala SMK Kehutanan Rimba Taruna, kegiatan kunjungan industri di Perhutani Playwood Industri Kediri ini, para siswa mampu memahami ragam kayu yang diolah di pabrik.

"Anak supaya tahu, kayu yang dijual perhutani ini tidak hanya kayu log, tetapi juga kayu olahan dalam meningkatkan nilai tambah," tegas Suwito.

Kegiatan rutin kunjungan industri ini juga menjadi bahan persiapan pengetahuan dan keterampilan di bidang kewirausahaan perkayuan.

"Ketika anak nanti sudah lulus, anak bisa berwirausaha di bidang perkayuan," pungkas harap Kepala SMK Kehutanan Rimba Taruna.

Reptoter: Admin
Penyelaras: Admin



Share:

Peresmian Wisata Alam Sumber Semen Sale


Pembukaan Wisata Alam Sumber Semen di Sale  Peresmian wisata alam sumber semen ini menjadi tanda bagi masyarakat bahwa wisata alam ini resmi di buka untuk umum. Wisata alam ini sangat asri, yang mana terdapat wisata flora, fauna dan non hayati yaitukolam renang. Wisata alam sumber semen ini bisa dijadikan media pembelajaran bagi siswa SMK Kehutanan Rimba Taruna. Flora yang ada di wisata alam ini seperti jati, winong, manohi, wungu, kepel dan serut bisa dimanfaatkan para siswa sebagai media pembelajaran pada mata pelajaran pembinaan hutan, inventaris pada hutan produksi sebelum penebangan, dan pengujian kayu bulat.

Para siswa SMK Kehutanan Rimba Taruna ikut serat dalam peresmian wisata alam semen. Pada acara tersebut para siswa menjadi pagar betis, dengan suara lantang dan gerakan yang serentak para siswa memberikan hormat kepada tamu undangan.


Setelah acara peresmian selesai para siswa dapat menikmati wisata alam kolam renang di semen. Selain itu juga menikmati alam gua rambut yang jaraknya tidak jauh dari lokasi kolam renang.

Jurnalis: Mega Sabela, Guru SMK Kehutanan Rimba Taruna, Sedan, Rembang, Jawa Tengah 


Share:

Pelatihan Produksi Jahe Instan


Pelatihan Produksi Jahe Instan – Siswa SMK Kehutanan Rimba Taruna melakukan kegiatan pelatiahan produksi jahe instan. Pelatihan ini dibantu oleh Bapak Suwadi. Beliau merupakan pensuinan dari kehutanan dan sekarang menjadi wirausaha jahe, kunyit asem, dan temu lawak instan.

Para siswa sangat antusias dalam mengikuti pelatihan produksi jahe instan. Sebelum melakukan produksi jahe instan para siswa mempersiapkan bahan dan alat yang digunakan seperti jahe,gula, kapulaga, serai, kayu manis, cengkeh, air, air hangat, panci berukuran besar, susuk kayu, gelas.

Langkah awal para siswa membersihkan jahe dengan cara di disikat. Para siswa saling membantu dan gotong royong. Setelah jahe dibersihkan lalu diblender bersamaan dengan serai yang telah dipotong-potong para siswa menambahkan sedikit air lalu disaring diambil sari jahenya. Para siswa memblender empon-empon seperti cengkeh, kayu manis dan kapulaga dengan menggunakan blender kopi lalu hasil blenderan tersebut di masukkan ke dalam air hangat sebanyak satu gelas dan disaring. Selanjutnya siswa mencapurkan sari jahe, sari empon-empon dan gula 2 kg diatas wajan. Para siswa siap memasak jahe instan dengan menyalakan kompor dan mengaduk-ngaduk adonan jahe instan dengan cara bergantian.

Pelatihan produksi jahe instan ini ditujukan agar para siswa memiliki keterampilan dalam mengolah sumber daya alam yang ada disekitarnya untuk dimanfaatkan menjadi produk yang memiliki nilai jual di pasar. Hal ini juga mampu mendorong siswa memiliki jiwa wirausaha.


Jurnalis: Mega Sabela, Guru SMK Kehutanan Rimba Taruna, Sedan


Share:

Pengukuran dan Pengujian Kayu Gergajian - Paket Keahlian


SMK Kehutanan Rimba Taruna - Berikut ini merupakan seri pembelajaran pada mata pelajaran Pengukuran dan Pengujian Kayu GergajianSMK Kehutanan. 

Artikel sesi pembelajaran ini disiapkan untuk penguatan guru dalam memfasilitasi proses pembelajaran yang berkualitas. Sehingga diharapkan para peserta memiliki kompetensi sesuai yang diharapkan, diantaranya tenaga teknis menengah yang profesional dan siap pakai untuk melaksanakan pembangunan sektor kehutanan.

Dalam sesi pembelajaran ini memuat tentang, silabus, kompetensi dasar, indikator pencapaian kompetensi, tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, media pembelajaran, metode pembelajaran, sintak pembelajaran, buku pedoman lapangan/ juknis, lembar kerja siswa, dan instrumen penilaian. Adapun fokus dari sesi pembelajaran kali adalah penguatan pengetahuan dan keterampilan peserta didik dalam mencapai kompetensi dasar.

 Pada bagian sumber belajar memuat tentang buku, peraturan, artikel, media, dan hasil penelitian. Selanjutnya pada bagian instrument pembelajaran memuat tentang rencana pembelajaran, pedoman inventarisasi, juknis inventarisasi hutan, buku lapangan, lembar kerja siswa, tagihan proyek/ portfolio siswa, dan model penilaian.

Semoga seri pembelajaran ini bermanfaat untuk para guru dan para siswa untuk mencapai keahlian yang diharapkan.

1.     Silabus [download]

2.     Kompetensi Dasar [download]

3.     Indikator Pencapaian Kompetensi[download]

4.     Tujuan Pembelajaran [download]

5.     Sumber Belajar [download1, download2, download3]

5.     Materi Pembelajaran [download]

6.     Media Pembelajaran [download]

7.     Metode Pembelajaran [download]

8.     Sintak Pembelajaran [download]

9.     Buku Pedoman Lapangan/ Juknis [download]

10.  Lembar Kerja Siswa [download]

11.  Jurnal Kerja Siswa[download]

12.  Instrumen Penilaian [download]

13.  Jurnal Kerja Siswa[download]

Share:

Pengukuran dan Pengujian Kayu Bulat - Paket Keahlian


SMK Kehutanan Rimba Taruna - Berikut ini merupakan seri pembelajaran pada mata pelajaran Pengukuran dan Pengujian Kayu Bulat untuk SMK Kehutanan Rimba Taruna Sedan Rembang Jawa Tengah. 

Artikel sesi pembelajaran ini disiapkan untuk penguatan guru dalam memfasilitasi proses pembelajaran yang berkualitas. Sehingga diharapkan para peserta memiliki kompetensi sesuai yang diharapkan, diantaranya tenaga teknis menengah yang profesional dan siap pakai untuk melaksanakan pembangunan sektor kehutanan.

Dalam sesi pembelajaran ini memuat tentang, silabus, kompetensi dasar, indikator pencapaian kompetensi, tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, media pembelajaran, metode pembelajaran, sintak pembelajaran, buku pedoman lapangan/ juknis, lembar kerja siswa, dan instrumen penilaian. Adapun fokus dari sesi pembelajaran kali adalah penguatan pengetahuan dan keterampilan peserta didik dalam mencapai kompetensi dasar.

Pada bagian sumber belajar memuat tentang buku, peraturan, artikel, media, dan hasil penelitian. Selanjutnya pada bagian instrument pembelajaran memuat tentang rencana pembelajaran, pedoman inventarisasi, juknis inventarisasi hutan, buku lapangan, lembar kerja siswa, tagihan proyek/ portfolio siswa, dan model penilaian.

Semoga seri pembelajaran ini bermanfaat untuk para guru dan para untuk mencapai keahlian yang diharapkan.

1.     Silabus [download]

2.     Kompetensi Dasar [download]

3.     Indikator Pencapaian Kompetensi [download]

4.     Tujuan Pembelajaran [download]

5.     Materi Pembelajaran [download]

6.     Media Pembelajaran [download]

7.     Metode Pembelajaran [download]

8.     Sintak Pembelajaran [download]

9.     Buku Pedoman Lapangan/ Juknis [download]

10.  Lembar Kerja Siswa [download]

11.  Jurnal Kerja Siswa [download]

12.  Instrumen Penilaian [download]

13.  Jurnal Kerja Siswa [download]
Share:

Popular Posts

Total Pageviews

Label

Testimoni Alumni

Gallery Kehutanan

SMK Kehutanan Rimba Taruna Rembang

SMK Kehutanan Rimba Taruna Rembang Jawa Tengah telah menggunakan kurikulum yang memihak para lulusannya untuk dipersiapkan sebagai tenaga teknis menengah yang profesional dan siap pakai untuk melaksanakan pembangunan sektor kehutanan.

Crew SMK Kehutanan Rimba Taruna Rembang

Kepala SMK Kehutanan Rimba Taruna
Waka Kurikulum
Waka Sarplas
Waka Kesiswaan
Waka Humas
Crew Creative

Mars Rimba SMKK